Gejala dan Penyebab Kanker Mulut Rahim
Kanker mulut rahim merupakan penyakit kanker yang menyerang bagian mulut rahim. Mulut rahim sendiri merupakan pintu masuk ke bagian miss v wanita. Sel kanker ini menyerang wanita pada semua usia, terutama pada rentang usia di atas 30 tahun. Di Indonesia kanker mulut rahim atau lebih sering disebut dengan kanker serviks menjadi salah satu penyakit paling mematikan bagi kaum perempuan.Kanker mulut rahim disebabkan oleh adanya virus human papillomavirus atau HPV. Virus ini dapat menyebabkan tumbuhnya kutil pada bagian kaki, tangan dan juga kemaluan. Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual. Ada beberapa jenis virus HPV yang tidak berbahaya dan ada juga beberapa virus yang menyerang bagian rahim yang akhirnya memicu tumbuhnya sel kanker pada rahim. Jenis virus HPV yang paling berbahaya adalah virus HPV 16 dan HPV 18.
![]() |
| Mulut Rahim |
Seseorang yang menderita penyakit kanker serviks memiliki peluang untuk disembuhkan, tergantung pada stadium yang dialami, berikut peluang penanganan pada beberapa stadium kanker serviks:
1. Stadium 1: 80-99 persen bisa ditangani
2. Stadium 2: 60-90 persen bisa ditangani
3. Stadium 3: 30-50 persen bisa ditangani
4. Stadium 4: 20 persen bisa ditangani
Ada beberapa penyebab utama terjadinya kanker mulut rahim pada wanita, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Penularan melalui hubungan seksual, mereka yang melakukan seks bebas akan memiliki resiko yang sangat besar tertular virus mematikan tersebut. Selain itu ancaman virus HIV juga lebih besar.
2. Penggunaan pembalut berbahan kimia berbahaya seperti klorin juga disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang cukup besar mendorong tumbuhnya virus HPV pada mulut rahim. Oleh karena itu dianjurkan untuk menggunakan pembalut yang berasal dari bahan-bahan alami yang aman dan sehat. Saat ini ada banyak pembalut herbal yang dijual di pasar juga yang masih dalam bentuk kain pembalut.
3. Menjaga kebersihan organ kewanitaan juga penting untuk mencegah munculnya virus dan jamur yang membahayakan organ kewanitaan. Munculnya keputihan yang parah seringkali menjadi deteksi awal mereka yang mengidap kanker rahim. Keputihan dalam intensitas yang terus menerus, berwarna hijau dan berbau merupakan jenis keputihan tak normal yang harus Anda waspadai. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan jika Anda mengalaminya.
Gejala kanker mulut rahim biasanya ditandai dengan munculnya pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, terasa nyeri dan sakit saat berhubungan seksual, rasa sakit dan nyeri pada bagian rahim dan seterusnya. Jika Anda mengalami gejala semacam ini, sebaiknya Anda sesegera mungkin melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Semakin cepat Anda melakukan pengecekan maka akan semakin cepat dideteksi tingkat stadium penyakitnya sehingga bisa sesegera mungkin dilakukan penanganan.
Artikel Terkait :


0 komentar:
Posting Komentar