Our social:

Selasa, 05 Juli 2016

Pengobatan ISPA

Pengobatan ISPA – ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut adalah sebuah infeksi yang dapat dikatakan cukup parah pada bagian sinus, saluran udara, tenggorokan atau paru paru. Penyebab paling sering dari penyakit ini adalah virus, meskipun terkadang bakteri juga terkadang dapat menyebabkan penyakit ini. Jika seseorang terserang penyakit ini, maka fungsi dari pernafasannya akan terganggu. Oleh karena itulah penyakit ini harus segera mungkin ditangani dengan tepat dan baik. Jika tidak, ISPA dapat menyebar ke seluruh sistem dari pernafasan tubuh. Sebagai dampaknya, tubuh tidak akan memperoleh cukup oksigen diakibatkan oleh adanya infeksi ini dan lebih jauh lagi kondisi ini tentu dapat berakibat fatal dan bahkan mematikan.
Pengobatan Ispa

Sebelum mengetahui mengenai Pengobatan ISPA yang baik, maka ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu gejala gejala yang muncul akibat penyakit ispa ini. Biasanya gejala akan paling sering timbul pada paru paru dan hidung. Beberapa gejala tersebut antara lain adalah;

Paru paru terasa terhambat saat digunakan untuk bernafas
Hidung berarir atau tersumbat
Tenggorokan akan terasa sakit dan sering mengalami batuk batuk
Sering dan mudah mengalami kelelahan
Tubuh terasa sakit

Jika ISPA telah dalam tahap yang cukup parah, maka biasanya gejala serius yangs seringkali muncul adalah;

Merasakan demam yang tinggi dan menggigil
Kesulitan dalam bernafas
Tingkat oksigen yang terdapat dalam darah cenderung rendah
Kesadaran menjadi menurun dan bahkan jatuh pingsan
Lalu, bagaimanakah sebenarnya Pengobatan ISPA yang tepat? ISPA sendiri pada dasarnya dibedakan menjadi beberapa tipe misalnya pneumonia, bukan pneumonia dan pneumonia berat. Pengobatan untuk masing masing tipe ISPA tersebut adalah sebagai berikut ini:

1. Untuk kasus Pneumonia Berat, maka sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit dan diberikan Pengobatan berupa antibiotik parenteral, oksigen dan lain sebagainya.
2. Untuk kasus Pneumonia, penderita biasanya akan diberi antibiotik kotrimoksasol peroral. Namun jika tidak terjadi perbaikan atau mungkin penderita tidak dapat diberikan obat ini, maka penderita dapat diberikan obat antibiotik pengganti yakni amoksilin, ampisilin atau penisilin prokain.
3. Jika ISPA bukan merupakan pneumonia, maka Pengobatan ISPA yang dilakukan adalah dengan tidak memberikan antibiotik. Dalam kasus ini, penderita dapat dirawat di rumah.sedangkan untuk mengobati batuk, penderita dapat meminum obat batuk atau mungkin ramuan tradisional untuk batuk yang tidak mengandung zat seperti dekstrometorfsn, kodein dan juga antihistamin. Jika mengalami demam, maka mengkonsumsi parasetamol pun diperbolehkan.

Jika anda melihat tanda tanda ispa tersebut pada bayi atau anak, maka Pengobatan ISPA atau perawatan khusus dan pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan. Pada dasarnya, belum ada obat khusus yang secara efektif dapat membunuh kebanyakan virus yang menyerang manusia. Oleh karena itu, pengobatan biasanya dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul dikarenakan adanya infeksi sebuah virus.

Namun jika ternyata infeksi disebabkan oleh baktery, maka serangkaian tes dapat dilakukan untuk mengetahui jenis bakteri tersebut. Setelah itu, dokter dapat mengetahui antibiotik yang tepat untuk membunuh bakteri penyebab infeksi tersebut. Jika anda mengalami gejala penyakit ISPA, maka sebaiknya segera menghubungi dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi. Komplikasi yang dapat terjadi akibat dari ISPA sangat serius dan jika dibiarkan dapat berbahaya. Seringkali, komplikasi yang muncul adalah gagal jantung kongestif dan gagal nafas.

Artikel Terkait :



0 komentar:

Posting Komentar