Pengobatan Stroke
Pengobatan Stroke - Penyakit Stroke sering disebut juga dengan cerebrovascular accident. Ini adalah sebuah kondisi dimana terdapat pasokan darah ke suatu bagian dari otak secara tiba tiba terganggu. Karena kurangnya aliran darah inilah, serangkaian reaksi biokimia pun dapat terjadi, seperti misalnya merusak atau bahkan mematikan sel sel saraf yang ada di dalam otak. Selanjutna, kematian jaringan otak ini dapat menyebabkan jaringan tersebut kehilangan fungsinya. Lebih jauh lagi, sebuah data menyebutkan bahwa stroke adalah penyebab kematian ketiga.Jika masih dapat diselamatkan, terkadang penderita stroke akan mengalami kelumpuhan di sebelah anggota badannya dan hilang sebagian ingatan ataupun kemampuan bicaranya. Oleh karena itulah Pengobatan Stroke yang efektif sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa penderitanya serta mencegah penderitanya dari kelumpuhan. Stroke dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah pengobatan stroke berdasarkan jenis stroke tersebut.
![]() |
| Pengobatan Stroke |
Pengobatan Stroke Iskemik
Penanganan awal untuk stroke iskemik adalah fokus pada penjagaan jalan nafas, pengembalian aliran darah dan mengontrol tekanan darah. Pengembalian aliran darah dapat dilakukan dengan penyuntikan TPA atau tissue plasminogen activator pada arteri atau vena. Biasanya peluang untuk sembuh akan semakin besar jika cepat dilakukan. Selain itu, biasanya pasien juga akan diberikan obat untuk mengurangi kemungkinan pembekuan darah seperti aspirin. Namun, jika pasien alergi terhadap aspirin, maka obat obatan antikoagulan misalnya saja warfarin dan heparin. Obat dalam pengobatan stroke ini sangat cocok untuk diberikan pada pasien dengan detak jantung yang tidak beraturan. Pada dasarnya, obat obatan yang diberikan oleh dokter dapat berbeda beda tergantung dengan kondisi pasien.
Pengobatan Stroke Hemoragik
Pada kasus stroke ini, pengibatan darurat difokuskan pada penhentian pendarahan di dalam otak serta mengurangi adanya tekanan pada otak. Selain itu, obat untuk mencegah penyempitan pembuluh darah atau vasospasme dan untuk mencegah kejang. Selain dengan mengkonsumsi obat obatan, pengobatan stroke hemoragik ini juga dapat ditangani dengan jalan operasi. Biasanya operasai akan dilakukan untuk melakukan perbaikan pada pembuluh darah yang telah pecah serta untuk membersihkan darah yang terdapat di otak. Operasi ini dilakukan dengan prosedur kraniotomi. Prosedur ini dimulai dengan membuka sebagian kecil tengkorak dan kemudian dokter akan memperbaiki pembuluh darah yang rusak serta untuk memastikan tidak ada darah yang membeku. Kemudian tulang tengkorak akan dipasang setelah pendarahan berhenti.
Setelah dilakukan operasi, maka pasien akan diberikan ventilator sebagai alat bantu untuk bernafas. Selain itu, selama tahap pemulihan, pasien akan diberikan obat untuk menghambat enzim pengubah angiotensin atau ACE inhibitor. Obat ini dapat menurunkan tekanan darah dan dapat mencegah terjadinya serangan stroke kembali.
Pengobatan Stroke Ringan
Stroke Ringan disebut juga dengan TIA atau transient Ishemic Attack dan ini dapat mengarah pada serangan stroke yang lebih besar. Oleh karena itu, untuk mencegahnya, maka dokter akan memberikan pengobatan stroke sesuai dengan penyebab terjadinya serangan. Biasanya obat yang diberikan adalah obat antikoagulasi dan obat antiplatelet. Jika pasien berhubunan dengan tekanan darah atau kolesterol tinggi, maka dokter akan memberikan obat ACE inhibitor atau statin. Bahkan dapat berupa kombinasi dari kedua obat tersebut. Jika pada beberapa kasus tertentu ternyata ditemukan penumpukan lemak pada arteri karotis, maka prosedur carotid endartetomy mungkin dapat dilakukan oleh dokter. Namun tentu saja semuanya harus dilakukan dengan pemeriksaan yang detail.
Artikel Terkait :


0 komentar:
Posting Komentar